10 Ponsel Paling Banyak Dicari di Yahoo!

Thursday, July 14, 2011

Indonesia merupakan pasar telepon seluler dengan perkembangan yang sangat pesat. Hal itu terbukti dengan besarnya jumlah pengguna ponsel beserta banjirnya berbagai merek dan tipe ponsel. Tak hanya ponsel produk mancanegara, ponsel lokal pun cukup bersaing dengan merilis produk baru yang unggul dengan harga terjangkau.Berikut ini adalah 10 hasil pencarian ponsel paling populer di Yahoo! Indonesia Search berdasarkan data selama bulan Juni 2011.
1. Apple iPhone 5. Sampai saat ini Apple tak pernah sekali pun memberi pernyataan resmi mengenai adanya Apple iPhone 5. Hanya saja beragam rumor bermunculan, yang tentu membuat banyak orang makin penasaran. Salah satu rumor menyebutkan bahwa Apple sudah menyiapkan 15 juta Apple iPhone 5 yang diproduksi di Taiwan guna dipasarkan pada bulan September tahun ini.
Menurut dugaan beberapa pengamat ponsel, iPhone generasi terbaru tak akan mengalami perubahan tampilan secara signifikan, tetapi bakal mengusung prosesor A5 dual-core dan kamera 8 megapiksel. Bahkan, beberapa pengamat memprediksi bahwa Apple iPhone 5 akan memiliki teknologi dual-mode, CDMA dan GSM.
2. Samsung Galaxy S2. Merek ponsel Samsung makin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Salah satu ponsel unggulannya yang laris manis adalah Samsung Galaxy S2 yang mereka kategorikan sebagai supersmartphone. Di Indonesia, ponsel yang memuat prosesor ARM Cortex A9 Dual Core, layar super-AMOLED plus 4.3 inci, bersistem Gingerbread dan memiliki kamera 8 megapiksel ini resmi dirilis pada tanggal 6 Juli 2011.
3. Nexian Champion. Geliat ponsel lokal mulai naik di pasar ponsel Indonesia. Salah satunya adalah ponsel bermerek Nexian. Serius menggarap pasar domestik, Nexian merilis Nexian Champion NX-G965 yang memiliki fitur layar sentuh, dilengkapi WiFi dan memiliki layar paling lebar di antara Nexian Touch Series lainnya.
4. Nexian Tap. Ponsel ini merupakan ponsel pertama yang dirilis oleh Nexian dalam seri Nexian Touch Series. Nexian TAP NX G868 ini sukses dalam penjualan karena faktor harga yang sangat terjangkau oleh pasar Indonesia dan menjadi ponsel layar sentuh pertama yang hadir dengan fasilitas kartu SIM ganda.
5. Nokia 6600. Ponsel yang satu ini memang tak pernah dilupakan oleh masyarakat Indonesia. Terbukti dengan masih banyaknya pencarian terhadap ponsel yang sangat populer dari tahun 2004 hingga 2005. Sekarang, harga ponsel ini lebih terjangkau dibanding saat pertama kali dirilis pada tahun-tahun tersebut.
6. Nexian Cappuccino. Ponsel yang sudah dilengkapi dengan WiFi ini merupakan ponsel yang tergabung dalam Nexian Touch Series, tetapi memiliki layar berukuran 3,2 inci saja dan dibanderol dengan harga di bawah Nexian Champion.
7. Hape Esia Connect. Ponsel ini dirilis dengan menggandeng penyedia jasa CDMA, yaitu Esia. Ponsel ini diluncurkan dengan nama Hape Esia Connect dan ditujukan untuk pasar low-end dengan paket internet yang terjangkau serta fitur aplikasi Facebook.
8. Nokia C5. Guna menembus pasar menengah ke bawah, Nokia mengeluarkan Nokia Series C. Nokia C5 ini sebenarnya sudah tersedia di pasaran sejak tahun kemarin. Namun tahun ini, Nokia melakukan regenerasi dengan merilis Nokia C5-00 5MP. Dibandingkan versi lama, ponsel ini tidak banyak perubahan dari tampilan luar. Yang membedakan adalah kamera yang memiliki resolusi 5 megapiksel serta kapasitas simpan data dan RAM yang jauh lebih besar dari Nokia C5.
9. Nokia C3. Pada peluncurannya tanggal 5 Juni 2010, ponsel ini langsung diserbu konsumen. Pasalnya, C3 merupakan ponsel yang sangat terjangkau dengan fitur yang cukup lengkap dan sesuai dengan harapan konsumen. Ponsel ini sudah dilengkapi dengan WiFi, papan ketik QWERTY, serta ditambahi aplikasi Nokia Communities dan Push Mail.
10. BlackBerry Onyx. BlackBerry sangat populer di Indonesia. Salah satu tipe yang masih digemari sampai saat ini adalah BlackBerry Onyx. Ponsel ini memiliki keunggulan berupa BlackBerry OS 5, BIS, Pushmail, A-GPS, WiFi, dan teknologi HSDPA. Pada bulan Desember 2010, Research In Motion merilis versi terbarunya, yaitu BlackBery Bold 9780 atau yang lebih populer dengan sebutan BlackBerry Onyx 2. Ponsel tersebut unggul dari versi sebelumnya karena memiliki spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih mumpuni dengan mengusung BlackBerry OS 6, ukuran RAM 512 MB yang dua kali lipat lebih besar, dan kamera 5 megapiksel.
READ MORE - 10 Ponsel Paling Banyak Dicari di Yahoo!

XL Luncurkan "Bundling" BlackBerry PlayBook

Menjawab minat masyarakat dan pelanggan XL atas tablet canggih BlackBerry Playbook, PT XL Axiata Tbk (XL) meluncurkan program bundling layanan XL dengan gadget canggih ini. Pelanggan XL bisa mendapatkannya mulai 16 Juli 2011 dengan harga terbaik, mulai dari Rp 4,9 juta-an disertai beragam manfaat, mulai dari gratis layanan XL BlackBerry Full Service (3 bulan), bundling dengan handset BlackBerry (mulai Rp 1,9 juta-an), dan fasilitas cicilan 0 persen (bagi pengguna kartu Mandiri).Direktur Consumer Marketing XL Joy Wahyudi mengatakan, "Setelah lama dinantikan, akhirnya BlackBerry PlayBook dipasarkan juga di Indonesia. Tidak ketinggalan, XL pun menghadirkannya kepada pelanggan dan masyarakat dalam paket bundling yang istimewa, baik dalam harga maupun beragam manfaat lainnya. Tentu saja, tablet canggih ini akan menjadi lebih maksimal jika dioperasikan dalam jaringan berkualitas XL."
Bundling BlackBerry Playbook tersedia di 14 XL Center yang tersebar di Indonesia, termasuk yang di Jakarta, Bandung, Medan, Palembang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Bali. Untuk info lebih lengkapnya bisa dicek melalui www.xl.co.id.
Hingga saat ini, jumlah pelanggan XL BlackBerry telah mencapai lebih dari 1,2 juta pelanggan. Dan, untuk menjamin kenyamanan dan kualitas layanan, saat ini XL juga telah meningkatkan kapasitas bandwidth BlackBerry sebesar 1,6 Gbps melalui dua penyedia layanan infrastruktur yang berbeda.
READ MORE - XL Luncurkan "Bundling" BlackBerry PlayBook

Barcode atau Kode Batang Memasuki Era Ekspresionis

Desain kemasan kini bercita rasa seni tinggi. Bahkan barcode atau kode batang yaitu pelabelan dengan angka dan garis yang menyimpan data produk, juga ikut bersolek. Garis-garis hitam dengan angka dibawah itu tak lagi kotak monoton Ia berbentuk menyerupai gedung tinggi ternama, pengaduk adonan kue, gelembung dan masih banyak lagi. Perusahaan barang-barang konsumsi itu berharap kode batang yang bersolek bisa membuat lebih dekat dengan konsumen.
Tren ini mulai dipopulerkan oleh perusahaa kecil di AS. Saat itu Sixpoint Brewery, sebuah perusahaan minuman kaleng lokal AS berencana meluncurkan satu seri bir kalengan tahun ini  the Brooklyn, N.Y. Perusahaan menyewa konsultan seni untuk menampilkan desain kaleng yang sempurna.
Tak lama mereka menyadari bahwa butuh kode batang besar dan ‘jelek’ untuk dapat dipindai. “Saya berpikir, mengapa kita tidak bikin desain kode batang sendiri?” ujar pemilik Sixpoint, Shane Welch. Bulan lalu, bir dengan kaleng perak diluncurkan plus sebuah kode batang yang bersiluet patung Liberty dan gedung pencakar langit.
Perusahaan jasa pembuat kode batang bersolek pun bermunculan meski beberapa perusahaan masih memilih mendesainnya sendiri.
Beberapa kode batang bersolek didesain untuk tampil elegan, sementara yang lain terkesan aneh. Design Barcodes Inc. sebuah perusahaan desain berbasis di Tokyo misal, menciptakan barkode dengan garis-garis yang mirip aliran air terjun atau rel jalur kereta api. Sementara Yael Miller, pemilik Vanity Barcodes LLC, di Lakewood, New Jersey mengatakan salah satu desain favoritnya adalah kode batang berbentuk mixer tangan.
Sementara perusahaan lain memilih jauh-jauh dari utak-atik kode batang. Alasan mereka, ujar pendiri perusahaan distributor produk Jepang AS, Steven rose, bila kode batang tidak bisa dipindai maka posisi retailer pun dipertaruhkan. Tak hanya itu pabrik pun mesti mencetak ulang seluruh kemasan. Meski ia mengatakan sudah menjadi kewajiban bahwa semua desain kode batang pada produk dites sebelum masuk pasar.
Mengutak-atik kode batang bukan hal sederhana malah bisa dibilang rumit., ada hal-hal tertentu yang bisa anda ubah dan ada hal tertentu yang tak bisa diubah atau disebut area abu-abu. Agar pemindai dapat membaca data dalam kode batang, dibutuhkan ketinggian garis paling tidak setengah inchi atau 1,275 cm, juga harus ada ruang kosong di masing-masing sisi. Garis pun tak bisa dicetak dengan beberapa warna yang tak bisa dipindai mesin, seperti merah, kuning dan oranye. Tapi toh itu tak menghentikan perusahaan untuk mengkreasikan bentuk kode tersebut.
Kelebihan kode batang, sistem ini memungkinkan para ritel melacak jejak produk lewat jaringan toko-toko mereka dan mengubah harga tanpa perlu mengubah label satu persatu. Eksekutif supermarket dari Massachusset, Alan L. Haberman, sekaligus tokoh yang mengenalkan kode batang pertama kali, atau disebut sebagai kode produk universal, meninggal pekan lalu. (republika)
READ MORE - Barcode atau Kode Batang Memasuki Era Ekspresionis

Keringat Berlebihan Pertanda Jantung Lemah?

Wednesday, July 13, 2011

READ MORE - Keringat Berlebihan Pertanda Jantung Lemah?

 
 
 

Entri Populer

Statistik

Labels

alam semesta (30) all operator (2) berita (151) bisnis (24) browser (2) busines (17) cashtree (1) cheat (4) db clix (6) downhill (1) gadged (13) game (4) gprs (1) gta (1) guitar hero (1) hack (5) handphone (11) humor (1) info (211) investasi (5) jagad raya (24) kesehatan (11) klik iklan (5) kuliner (1) lawang sewu (1) mars (5) mio modifikasi (1) news (147) otomotif (9) payment proof (6) peluang usaha (2) pernikahan (2) planet (9) ps2 (5) ptc (11) pulsa (2) pulsa murah (1) renungan (1) rumah tangga (2) sejarah (8) semarang (1) senjata (2) server (2) sport (2) suami istri (7) supra modifikasi (1) tekhnologi (19) the warior (1) tips (41) trik (21) ufo (4) vega modifikasi semarang (2) virus (3)