Ketika Berkeringat adalah Gejala Penyakit

Thursday, August 4, 2011

Berkeringat merupakan mekanisme alamiah tubuh untuk menurunkan suhu tubuh. Namun keringat berlebihan juga bisa dipengaruhi oleh penyakit tertentu. Untuk mengetahui apakah keringat yang Anda keluarkan merupakan reaksi normal atau sebuah gejala penyakit, jawab 5 pertanyaan berikut ini. Apakah keringat berlebih baru terjadi belakangan ini?
Kebanyakan orang yang dengan kondisi hiperhidrosis primer (keringat berlebih) mengalaminya sejak mereka masih kecil atau remaja. Namun, pada kasus hiperhidrosis sekunder, biasanya baru dimulai di usia dewasa dan merupakan gejala sebuah penyakit. Lakukan pemeriksaan kesehatan atau konsultasikan pada dokter Anda.
Berkeringat di seluruh tubuh?
Berkeringat yang normal memiliki pola simetrikal. Jika tangan kiri basah oleh keringat, maka tangan kanan juga demikian. Tetapi jika hanya satu bagian tubuh saja yang basah, besar kemungkinan didasari oleh masalah neurologi atau saraf. Berkeringat hanya di satu bagian tubuh secara random juga perlu diwaspadai.
Diikuti rasa nyeri? Berkeringat yang abnormal (terlalu banyak atau sedikit) namun diikuti oleh rasa nyeri pada bagian tubuh adalah tanda sindrom nyeri regional kompleks. Dalam gangguan ini, kerusakan saraf yang tidak terdeteksi bukan hanya memicu rasa nyeri tetapi juga berpengaruh pada produksi keringat di sekeliling area.
Sering berkeringat di tempat tidur? Anda perlu mewaspadai jika sering terbangun dengan tubuh basah oleh keringat padahal tidur dengan AC. Sering berkeringat saat tidur bukanlah hal normal, penyebabnya bisa karena HIV, efek samping obat antidepresan, penyakit Hodgkin, atau efek samping suplemen niacin.
READ MORE - Ketika Berkeringat adalah Gejala Penyakit

Terungkap, Durasi 1 Hari di Planet Neptunus

Dengan melacak beberapa fitur tertentu di atmosfir, peneliti berhasil melakukan pengukuran akurat pertama terhadap periode rotasi planet Neptunus. Ternyata, satu hari di planet itu berlangsung tepat selama 15 jam, 57 menit dan 59 detik.

Temuan ini memperkaya pengetahuan kita seputar hal yang fundamental di Neptunus dan menyediakan pula mekanisme untuk memahami bagaimana massa planet itu didistribusikan. Seperti diketahui, Neptunus merupakan planet raksasa yang terbuat dari gas.

“Neptunus memiliki dua fitur yang memungkinkan untuk dipantau oleh Hubble Space Telescope yang tampaknya mengatur rotasi interior dari planet tersebut,” kata Erich Karkoschka, ilmuwan dari Lunar and Planetary Laboratory, University of Arizona, seperti dikutip dari Cosmos Magazine, 4 Juli 2011.

Fitur seperti ini, Karkoschka menyebutkan, tidak pernah dijumpai di planet gas raksasa lainnya.
Untuk mencari tahu berapa durasi satu hari di planet itu, Karkoschka mengukur putaran Neptunus dengan mengamati dua fitur yang terlihat mata milik atmosfir planet tersebut. Ia kemudian mengukur garis bujur di antara setiap gambar yang ditangkap lalu menentukan interval waktu antara observasi dan menyediakan informasi periode putaran.

Berhubung Neptunus telah berotasi sekitar 10 ribu kali dalam 20 tahun terakhir, Karkoschka dapat mengetahui secara akurat periode putaran dengan melacak fitur-fitur ini dalam jangka waktu tersebut.

Hasil penelitian ini merupakan peningkatan pengetahuan yang signifikan terhadap rotasional planet gas sejak pertamakali Giovanni Cassini berhasil mendapati bintik merah planet Jupiter, pada 350 tahun lalu.

Saat ini di kalangan ilmuwan sendiri tampak muncul konsensus bahwa temuan Karkoschka memang akurat. Menurut Craig O’Neill, ilmuwan antariksa dari Macquarie University, Australia, temuan Markoschka seputar periode fitur milik atmosfir Neptunus tepat.

“Selain itu, Karkoschka juga menunjukkan bahwa di kawasan kutub, kecepatan angin lebih rendah dibanding di khatulistiwa,” ucap O’Neill. “Pertanyaan besar berikutnya adalah, bagaimana caranya itu bisa terjadi,” ucapnya.
READ MORE - Terungkap, Durasi 1 Hari di Planet Neptunus

Terkuak, Misteri UFO Belgia Tahun 1990

ahun 1989 dan 1990 adalah tahunnya UFO (unidentified flying object) di Belgia. Kala itu, sejumlah penampakan benda aneh terbang dilaporkan. Pada 29 November 1989, misalnya, UFO segitiga dengan lampu-lampu terang di bawahnya dilaporkan sejumlah saksi, termasuk tiga kelompok polisi.

Laporan-laporan UFO itu diperkuat dengan beberapa bukti foto dan rekaman. Foto terbaik yang pernah diambil adalah gambar UFO segitiga yang dipotret seseorang anonim pada April 1990. Dalam foto itu tergambar benda segitiga dengan lampu di masing-masing sudutnya, satu lampu lainnya berada di tengah. Sejumlah orang mengklaim, itu adalah bukti penting keberadaan UFO, lainnya tak percaya dan menganggapnya sebagai tipuan (hoax).

Tapi toh, keberadaan foto itu membuat para ilmuwan sibuk meneliti, apa sebenarnya benda itu. Tak terkecuali ilmuwan-ilmuwan terkemuka Badan Antariksa AS (NASA). Mereka dibuat bingung.

Foto itu mungkin bakal terus jadi misteri sampai saat ini -- setelah 21 tahun berlalu.  Seseorang pria mengaku di RTL-TVI network. Bahwa dia adalah orang yang bertanggung jawab di balik insiden foto menghebohkan itu. Dan bahwa UFO yang tampak dalam foto adalah tipuan belaka.

Dia menjelaskan, benda dalam foto terbuat dari polistiren atau sejenis gabus yang dirangkai hanya dalam hitungan jam. Lalu difoto malam hari.

Pria yang diidentifikasi sebagai Patrick itu mengaku, perbuatan iseng tersebut ia lakukan saat berusia 18 tahun. Bersama sejumlah teman, ia melukis gabus yang telah dirangkai, menggantungnya, dan memotretnya. Hasil karya iseng mereka menjadi foto paling tajam yang dimiliki para ilmuwan.

Beberapa hari setelah foto tersebut dirilis, sebuah pesawat Angkatan  Udara Belgia diperintahkan untuk memburu UFO di  seluruh negeri. Tapi, tak ada hasil. Beberapa warga Belgia meyakini apa yang mereka kira sebagai UFO adalah pesawat siluman baru yang sedang diuji NATO.

"Sangat mudah untuk membodohi orang, bahkan dengan cara dan modal murah," kata Patrick, lantas menambahkan ia berpendapat, ini waktu yang tepat untuk menguak rahasia itu. (Strait Times)
READ MORE - Terkuak, Misteri UFO Belgia Tahun 1990

Dahulu Kala, Ada Dua Bulan Mengitari Bumi

Bulan sejak lama menjadi sumber inspirasi penyair, seniman, atau yang sedang jatuh cinta. Dan kini, beberapa astronom berspekulasi, dulu terdapat dua bulan yang mengitari bumi.

Ke mana perginya si bulan yang satu itu? Para astronom dari Universitas California, Santa Cruz, menyatakan dia melebur ke salah satunya lagi dalam suatu peristiwa yang dinamakan "percikan besar." Hasilnya, bulan yang ada sekarang seperti memiliki dua sisi yang berbeda, satu mulus dan satu lagi penuh tonjolan.

Teori yang dilansir di jurnal Nature pada Rabu 3 Agustus 2011 ini dikemukakan para astronom ketika menemukan ada dua sisi yang berbeda dari bulan. Satu sisi yang menghadap bumi terlihat mulus, sementara sisi yang di baliknya berbukit-bukit. Mereka lalu mereka model komputer untuk menunjukkan mengapa hal itu terjadi. Kejadiannya diduga seperti sebuah kue pie dilempar ke muka. Memercik.

Kejadian ini diduga terjadi sekitar 4,4 miliar tahun yang lalu, jauh sebelum ada kehidupan di Bumi untuk menyaksikan kejadian itu di angkasa. Bulan-bulan ini sendiri masih muda, terbentuk 100 juta tahun sebelum sebuah planet raksasa menubruk Bumi. Kedua bulan ini mengorbit Bumi dan berjalan berurutan.

Satu bulan yang besar berada di depan, berukuran tiga kali lebih lebar dan 25 kali lebih berat dari yang satu lagi. Gravitasi bulan yang besar ini diduga sangat besar sehingga yang kecil tak mampu menahannya. Keduanya semakin mendekat dan lalu terjadilah momen tabrakan itu.

"Mereka ditakdirkan bersatu. Tak ada jalan lain. Percikan besar ini seperti penyatuan dalam kecepatan rendah," kata Erik Asphaug, salah satu astronom peneliti dilansir the Associated Press.

Kecepatan rendah dimaksud Asphaug ini adalah peristiwa terjadi dalam kecepatan 5.000 mil per jam. Namun ini momen yang perlahan sekali sehingga batu-batu angkasa tidak bisa luruh.

Dan karena bulan yang lebih kecil memiliki lebar lebih dari 600 mil, tabrakan ini memakan waktu yang cukup bagi penonton di Bumi melihatnya sambil makan kacang. "Orang akan bosan melihatnya karena butuh waktu 10 menit untuk peluru untuk mencapai bulan," kata Asphaug menyamakan bulan yang kecil dengan peluru.

Batu dan material dari bulan yang kecil kemudian menyebar di permukaan bulan yang besar, bahkan tanpa menghasilkan sebuah kawah seperti yang ditimbulkan dari tubrukan meteor ke permukaan bumi. "Fisikanya benar mengejutkan sama dengan melempar sebuah pie ke wajah," katanya.

Sehari setelah itu, keadaan kembali normal. Bulan tinggal satu, namun salah satu sisinya terlihat berbeda.

Bumi sendiri memang termasuk aneh di tata surya karena hanya memiliki satu bulan. Meski Venus dan Merkurius tak memiliki satu pun, Mars punya dua bulan, Saturnur dan Jupiter memiliki lebih dari 60. Bahkan Pluto yang kecil, memiliki empat bulan.

Teori dua bulan ini jelas ramai diperbincangkan di NASA. H Jay Melosh dari Universitas Purdue menyatakan, "Kami tak menemukan yang salah dengan teori itu."

Ilmuwan Alan Stern yang dulu bekerja di NASA menyebut teori itu "Ide baru yang sangat cerdas" namun tak mudah diuji kebenarannya.

Bulan kedua bukan hanya masalah astronomi. Dia juga berperan di bidang sastra dan lagu. Penyair Todd Davis, profesor sastra di Universitas Negeri Penn menyatakan ide dua bulan — di mana salah satu menelan yang lain — akan menangkap imajinasi sastra.

"Saya mungkin bermimpi mengenai itu dan berusaha menulisnya dalam sebuah puisi," katanya.
READ MORE - Dahulu Kala, Ada Dua Bulan Mengitari Bumi

 
 
 

Entri Populer

Statistik

Labels

alam semesta (30) all operator (2) berita (151) bisnis (24) browser (2) busines (17) cashtree (1) cheat (4) db clix (6) downhill (1) gadged (13) game (4) gprs (1) gta (1) guitar hero (1) hack (5) handphone (11) humor (1) info (211) investasi (5) jagad raya (24) kesehatan (11) klik iklan (5) kuliner (1) lawang sewu (1) mars (5) mio modifikasi (1) news (147) otomotif (9) payment proof (6) peluang usaha (2) pernikahan (2) planet (9) ps2 (5) ptc (11) pulsa (2) pulsa murah (1) renungan (1) rumah tangga (2) sejarah (8) semarang (1) senjata (2) server (2) sport (2) suami istri (7) supra modifikasi (1) tekhnologi (19) the warior (1) tips (41) trik (21) ufo (4) vega modifikasi semarang (2) virus (3)