XL Luncurkan "Bundling" BlackBerry PlayBook

Thursday, July 14, 2011

Menjawab minat masyarakat dan pelanggan XL atas tablet canggih BlackBerry Playbook, PT XL Axiata Tbk (XL) meluncurkan program bundling layanan XL dengan gadget canggih ini. Pelanggan XL bisa mendapatkannya mulai 16 Juli 2011 dengan harga terbaik, mulai dari Rp 4,9 juta-an disertai beragam manfaat, mulai dari gratis layanan XL BlackBerry Full Service (3 bulan), bundling dengan handset BlackBerry (mulai Rp 1,9 juta-an), dan fasilitas cicilan 0 persen (bagi pengguna kartu Mandiri).Direktur Consumer Marketing XL Joy Wahyudi mengatakan, "Setelah lama dinantikan, akhirnya BlackBerry PlayBook dipasarkan juga di Indonesia. Tidak ketinggalan, XL pun menghadirkannya kepada pelanggan dan masyarakat dalam paket bundling yang istimewa, baik dalam harga maupun beragam manfaat lainnya. Tentu saja, tablet canggih ini akan menjadi lebih maksimal jika dioperasikan dalam jaringan berkualitas XL."
Bundling BlackBerry Playbook tersedia di 14 XL Center yang tersebar di Indonesia, termasuk yang di Jakarta, Bandung, Medan, Palembang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Bali. Untuk info lebih lengkapnya bisa dicek melalui www.xl.co.id.
Hingga saat ini, jumlah pelanggan XL BlackBerry telah mencapai lebih dari 1,2 juta pelanggan. Dan, untuk menjamin kenyamanan dan kualitas layanan, saat ini XL juga telah meningkatkan kapasitas bandwidth BlackBerry sebesar 1,6 Gbps melalui dua penyedia layanan infrastruktur yang berbeda.
READ MORE - XL Luncurkan "Bundling" BlackBerry PlayBook

Barcode atau Kode Batang Memasuki Era Ekspresionis

Desain kemasan kini bercita rasa seni tinggi. Bahkan barcode atau kode batang yaitu pelabelan dengan angka dan garis yang menyimpan data produk, juga ikut bersolek. Garis-garis hitam dengan angka dibawah itu tak lagi kotak monoton Ia berbentuk menyerupai gedung tinggi ternama, pengaduk adonan kue, gelembung dan masih banyak lagi. Perusahaan barang-barang konsumsi itu berharap kode batang yang bersolek bisa membuat lebih dekat dengan konsumen.
Tren ini mulai dipopulerkan oleh perusahaa kecil di AS. Saat itu Sixpoint Brewery, sebuah perusahaan minuman kaleng lokal AS berencana meluncurkan satu seri bir kalengan tahun ini  the Brooklyn, N.Y. Perusahaan menyewa konsultan seni untuk menampilkan desain kaleng yang sempurna.
Tak lama mereka menyadari bahwa butuh kode batang besar dan ‘jelek’ untuk dapat dipindai. “Saya berpikir, mengapa kita tidak bikin desain kode batang sendiri?” ujar pemilik Sixpoint, Shane Welch. Bulan lalu, bir dengan kaleng perak diluncurkan plus sebuah kode batang yang bersiluet patung Liberty dan gedung pencakar langit.
Perusahaan jasa pembuat kode batang bersolek pun bermunculan meski beberapa perusahaan masih memilih mendesainnya sendiri.
Beberapa kode batang bersolek didesain untuk tampil elegan, sementara yang lain terkesan aneh. Design Barcodes Inc. sebuah perusahaan desain berbasis di Tokyo misal, menciptakan barkode dengan garis-garis yang mirip aliran air terjun atau rel jalur kereta api. Sementara Yael Miller, pemilik Vanity Barcodes LLC, di Lakewood, New Jersey mengatakan salah satu desain favoritnya adalah kode batang berbentuk mixer tangan.
Sementara perusahaan lain memilih jauh-jauh dari utak-atik kode batang. Alasan mereka, ujar pendiri perusahaan distributor produk Jepang AS, Steven rose, bila kode batang tidak bisa dipindai maka posisi retailer pun dipertaruhkan. Tak hanya itu pabrik pun mesti mencetak ulang seluruh kemasan. Meski ia mengatakan sudah menjadi kewajiban bahwa semua desain kode batang pada produk dites sebelum masuk pasar.
Mengutak-atik kode batang bukan hal sederhana malah bisa dibilang rumit., ada hal-hal tertentu yang bisa anda ubah dan ada hal tertentu yang tak bisa diubah atau disebut area abu-abu. Agar pemindai dapat membaca data dalam kode batang, dibutuhkan ketinggian garis paling tidak setengah inchi atau 1,275 cm, juga harus ada ruang kosong di masing-masing sisi. Garis pun tak bisa dicetak dengan beberapa warna yang tak bisa dipindai mesin, seperti merah, kuning dan oranye. Tapi toh itu tak menghentikan perusahaan untuk mengkreasikan bentuk kode tersebut.
Kelebihan kode batang, sistem ini memungkinkan para ritel melacak jejak produk lewat jaringan toko-toko mereka dan mengubah harga tanpa perlu mengubah label satu persatu. Eksekutif supermarket dari Massachusset, Alan L. Haberman, sekaligus tokoh yang mengenalkan kode batang pertama kali, atau disebut sebagai kode produk universal, meninggal pekan lalu. (republika)
READ MORE - Barcode atau Kode Batang Memasuki Era Ekspresionis

Keringat Berlebihan Pertanda Jantung Lemah?

Wednesday, July 13, 2011

READ MORE - Keringat Berlebihan Pertanda Jantung Lemah?

Fenomena "Sundog" Tampak bagai UFO

Tuesday, May 3, 2011

Seorang fotografer asal Bristol, Adam Gasson, berhasil mengabadikan fenomena Sundog di sebuah pantai wilayah utara Cowes, Isle of Wight, Inggris, yang tampak pada Sabtu (5/3/2011).
Sundog memiliki nama ilmiah parhelion. Ini adalah fenomena di atmosfer berupa spot cahaya yang terang yang biasanya muncul saat curah hujan tinggi dan suhu atmosfer sangat dingin.
Sundog terbentuk ketika terdapat kristal es (yang kadang disebut debu berlian) di udara rendah. Kristal es akan membelokkan sinar matahari dengan sudut minimal 22 derajat.
Jika kristal tersusun random, maka akan terbentuk halo matahari. Namun, jika kristal tersusun berlapis, maka cahaya matahari akan dibelokkan horizontal dan sundog terbentuk.
Sundog bisa disebut juga anjing penjaga matahari. Seperti namanya, sundog seolah akan menemani matahari, menyebabkan munculnya "matahari baru" di sisi Matahari.
Gasson mengatakan, "Saya melihat sundog itu melayang di langit dan saya berpikir, ini pasti sesuatu yang spesial. Cara sundog itu melayang di langit membuatnya bagaikan UFO."
"Sundog itu bertahan di langit ketika saya melihatnya selama lebih kurang 20 menit. Ia tampak sangat terang dan merupakan salah satu hal terindah yang pernah saya saksikan," katanya.
Fenomena sundog pernah terjadi juga di Thailand dan Kazakhstan. Di China, fenomena sundog juga pernah terjadi dan mengakibatkan Bumi seolah-olah memiliki empat matahari.
Di Indonesia, sundog mungkin belum pernah dijumpai. Namun, fenomena halo sudah pernah tampak di beberapa daerah, seperti Bogor, Yogyakarta, dan Padang.
READ MORE - Fenomena "Sundog" Tampak bagai UFO

 
 
 

Entri Populer

Statistik

Labels

alam semesta (30) all operator (2) berita (151) bisnis (24) browser (2) busines (17) cashtree (1) cheat (4) db clix (6) downhill (1) gadged (13) game (4) gprs (1) gta (1) guitar hero (1) hack (5) handphone (11) humor (1) info (211) investasi (5) jagad raya (24) kesehatan (11) klik iklan (5) kuliner (1) lawang sewu (1) mars (5) mio modifikasi (1) news (147) otomotif (9) payment proof (6) peluang usaha (2) pernikahan (2) planet (9) ps2 (5) ptc (11) pulsa (2) pulsa murah (1) renungan (1) rumah tangga (2) sejarah (8) semarang (1) senjata (2) server (2) sport (2) suami istri (7) supra modifikasi (1) tekhnologi (19) the warior (1) tips (41) trik (21) ufo (4) vega modifikasi semarang (2) virus (3)